Laman
Welcome To My Blog
Selamat Membaca !!
Mengenai Saya
Senin, 28 Februari 2011
Mou Bersumpah akan Balas Barca
MADRID - Jose Mourinho mengaku masih belum bisa menghilangkan kenangan pahit saat Real Madrid dipermalukan Barcelona 0-5 di laga El Clasico jilid pertama, November lalu. The Special One pun bersumpah akan melakukan pembalasan pada pertemuan kedua.
Jovo Tertarik Tangani Bandung FC
Foto: Pelatih Persib Jovo Cuckovic saat masih bertindak sebagai pelatih Persib Bandung/Koran SI
BANDUNG - Mantan pelatih Persib Bandung Jovo Cuckovic mengaku tertarik pada klub Liga Primer Indonesia (LPI), Bandung FC. Jovo yang selalu berada di tribun penonton setiap laga Bandung FC menilai pertahanan Nuralim cs sering kehilangan kendali.
"Lini pertahanan Bandung FC nampak kurang rapat terutama pada babak kedua. Saat berada dalam tekanan, mereka terlihat tidak siap," tutur Jovo ditemui wartawan di sela-sela latihan Persib, Minggu (27/2/2011).
Meski kurang mengenali para pemain Bandung FC, Jovo mengakui performa Bandung FC pada beberapa laga kandang sudah cukup baik. Bahkan pada laga menjamu Tangerang Wolves, Sabtu (26/2/2011) Jovo mengakui tim berjuluk Laskar Siliwangi itu hanya kurang beruntung.
Mengenai ketertarikannya menangani Bandung FC, Jovo tidak mengutarakannya secara eksplisit. Namun, pelatih yang pernah beberapa bulan menangani Maung Bandung ini selalu datang dalam laga kandang tim besutan Nandar Iskandar.
Bandung FC sudah menggelar tiga laga kandang di Stadion Siliwangi diantaranya menjamu Persema Malang, PSM Makassar dan Tangerang Wolves.
Selain memiliki ketertarikan pada Lee Hendrie yang menjadi pemain bintang, Jovo menilai striker Bandung FC Perry N Somah bermain sangat baik. Hingga tujuh laga, pemain asal Liberia tersebut telah mencetak tiga gol.
"Dia (Perry, red) selalu bermain semangat. Mau bergerak ke berbagai daerah di lini depan. Hanya saja kerap minim kreatifitas dari gelandang sayap," pungkasnya.
"Nurdin & Nugraha" Dilempari Telur Busuk
Demo Anti Nurdin Halid berlangsung di PSSI, Jakarta. Foto: Heru Haryono/Okezone.com
BANDA ACEH – Sejumlah supporter di Aceh kembali berunjukrasa mendesak revolusi total PSSI. Mereka melempari gambar Nurdin Halid dan Sekjen PSSI, Nugraha Besoes dengan telur busuk di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Senin (28/2/2011).
Aksi supporter tergabung dalam Komunitas Cinta Bola Darussalam (KCBD) ini, dilakukan sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap pengurus PSSI sekarang yang dinilai tak becus mengurus sepakbola. Nurdin Halid dkk dinilai biang dari terpuruknya prestasi sepakbola Indonesia saat ini.
Kordinator aksi, Darlis Aziz mengatakan, pihaknya prihatin dengan kondisi sepakbola Indonesia sekarang, akibat tak profesionalnya pengurus PSSI. “Yang dibutuhkan sekarang hanya revolusi PSSI,” katanya.
Pihaknya mengecam keras sikap Nurdin Halid yang masih percaya diri mencalonkan lagi dirinya sebagai ketua Umum PSSI, padahal semua pecinta sepakbola di tanah air sudah mengecamnya.
Para supporter meminta agar pengurus PSSI sekarang sadar diri dan segera turun dari kekuasaan, karena sama sekali tak bisa diharapkan lagi oleh masyarakat. Demo mengecam Nurdin dkk sudah bermunculan di berbagai kota di Nusantara, sehingga dinilai sudah sepantasnya mereka menyerahkan amanah itu kepada orang lain yang lebih mampu.
Mereka mengusung sejumlah spanduk kecaman terhadap Nurdin Halid. Spanduk besar berisi gambar Nurdin dan Nugraha Besoes dibentang dan dilempari telur busuk oleh para pengunjukrasa. Kemudian dibakar. Aksi itu mengundang perhatian pengguna jalan dan dikawal ketat Kepolisian.
Sergio Ramos Diincar sejumlah Klub
Foto: Bek Real Madrid Sergio Ramos/Getty Images
MADRID - Sergio Ramos nampaknya tak akan kesulitan mencari klub bila memutuskan hengkang dari Real Madrid. Pasalnya, sejumlah klub elit dari kawasan Inggris dan Italia dikabarkan siap menampungnya.
Saat ini, hubungan Ramos dan El Real dikabarkan tengah kurang harmonis, menyusul tertundanya pembicaraan kontrak baru. Menurut kabar yang berhembus, Ramos menuntut manajemen klub memberikannya perpanjangan kontrak jangka panjang. Namun, pihak klub belum menanggapinya karena masih menunggu rekomendasi dari pelatih dan juga para petinggi Madrid yang kabarnya memiliki hubungan yang kurang baik dengannya.
Atas dasar ini, Rene Ramos, agen sekaligus saudara kandung Ramos menilai kliennya berpeluang meninggalkan Madrid pada akhir musim ini. Terlebih, Rene juga mengkonfirmasi bahwa Manchester United dan AC Milan siap menampung bek yang mengantar Timnas Spanyol menjadi juara dunia 2010 lalu.
“Ada beberapa klub dari Inggris dan Italia yang telah mengungkapkan ketertarikannya,” ungkap Rene sebagaimana dikutip The People, Senin (28/2/2011).
Namun, Rene menegaskan bahwa sejauh ini saudara kandungnya tersebut masih menempatkan Madrid yang diperkuatnya sejak 2005 lalu itu sebagai prioritasnya. Ramos mengaku masih menyimpan harapan besar, tuntutannya dipenuhi manajemen klub.
“Kami akan melakukan pertemuan dengan perwakilan klub dalam beberapa bulan ke depan, untuk menganalisa masa depan Sergio Ramos,” tutupnya.
Minggu, 27 Februari 2011
Jadwal Live Persib LSI Putaran Dua
Bobotoh akan dimanjakan di putaran II Liga Super Indonesia 2010/2011. Pasalnya, 13 dari 14 pertandigan kandang dan tandang tim Persib Bandung akan disiarkan secara langsung oleh ANTV sebagai pemegang hak siar pertandingan LSI.
Di sisa setengah musim ini, Persib Bandung akan melakoni 5 pertandingan tandang dan 9 pertandingan kandang. Satu-satunya pertandingan yang tidak akan disiarkan secara langsung adalah pertandingan kandang melawan Deltras Sidoarjo di ujung musim.

12 Mar 2011, Pelita Jaya vs Persib, Live Antv 19.00 WIB
18 Mar 2011, Persib vs Persija, Live Antv 17.30 WIB
24 Mar 2011, Persib vs Persiwa, Live Antv 19.00 WIB
27 Mar 2011, Persib vs Persipura, Live Antv 19.00 WIB
01 Apr 2011, Arema vs Persib, Live Antv 15.30 WIB
09 Apr 2011, Persib vs Bontang FC, Live Antv 19.00 WIB
13 Apr 2011, Persib vs Persisam, Live Antv 19.00 WIB
18 Apr 2011, Persib vs PSPS, Live Antv 15.30 WIB
22 Apr 2011, Persib vs Sriwijaya FC, Live Antv 15.30 WIB
07 Mei 2011, Persijap vs Persib, Live Antv 19.00 WIB
28 Mei 2011, Persiba vs Persib, Live Antv 19.00 WIB
16 Jun 2011, Persib vs Persela, Live Antv 19.00 WIB
19 Jun 2011, Persib vs Deltras
18 Mar 2011, Persib vs Persija, Live Antv 17.30 WIB
24 Mar 2011, Persib vs Persiwa, Live Antv 19.00 WIB
27 Mar 2011, Persib vs Persipura, Live Antv 19.00 WIB
01 Apr 2011, Arema vs Persib, Live Antv 15.30 WIB
09 Apr 2011, Persib vs Bontang FC, Live Antv 19.00 WIB
13 Apr 2011, Persib vs Persisam, Live Antv 19.00 WIB
18 Apr 2011, Persib vs PSPS, Live Antv 15.30 WIB
22 Apr 2011, Persib vs Sriwijaya FC, Live Antv 15.30 WIB
07 Mei 2011, Persijap vs Persib, Live Antv 19.00 WIB
28 Mei 2011, Persiba vs Persib, Live Antv 19.00 WIB
16 Jun 2011, Persib vs Persela, Live Antv 19.00 WIB
19 Jun 2011, Persib vs Deltras
Berharap Cetak Gol Kembali
Tanggal 27 februari 2011 ini jatuh pada hari minggu. Pada hari ini penyerang Persib asal Brasil, Hilton Moreira merayakan hari kelahirannya yang ke-30. Sebagai pemain sepak bola profesional, ia berharap bisa mempersembahkan kemenangan demi kemenangan bagi timnya.


Apalagi, sudah hampir 10 bulan terakhir ia tidak dapat mencetak satu gol pun untuk Persib karena berkutat dengan cedera. “Sudah terlalu lama saya tidak cetak gol, jadi harapannya saya akan kembali cetak gol untuk Persib minggu depan. Saya juga akan menyiapkan gaya selebrasi gol yang baru,” sebut Hilton di stadion Siliwangi, minggu (27/2)sore.
Pemain yang sudah 6 tahun bermain di Indonesia ini baru turun sebagai pemain inti dalam 4 pertandingan di putaran pertama adn 2 kali main dari bangku cadangan. Sayangnya, walau sebagai penyerang, ia belum dapat mencetak satu golpun. Namun beruntung, pada saat Persib mendatangkan satu pemain asing anyar yaitu Miljan radovic, posisi Hilton masih aman. Malah Pablo Frances yang sudah mencetak 2 gol yang dilepas Persib ke Persikab.
Mengenai kesempatannya untuk bertarung di tim inti, Hilton menyerahkan sepenuhnya kepada pelatih Daniel Roekito. Yang penting, Hilton mengaku terus berupaya dalam setiap latihan dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya agar dilirik pelatih. “Semua tergantung pada pelatih. Saya harus siap dengan berbagai kondisi. Yang pasti untuk pertandingan minggu depan, saya harap bisa dimainkan karena untuk itulah saya dibayar,” ujarnya.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada semua yang mengucapkan selamat ulang tahun untuknya, termasuk pelatih Daniel Roekito. Untuk merayakannya, ia mengatakan hanya akan menggelar makan kecil dirumah sebari menyapa keluarganya di Brasil lewat internet. “Terima kasih atas doanya,” ujarnya sambil berjalan keluar ruangan.
Munadi dan Jejen Sudah Kembali Gabung
Setelah lama menghilang karena bergelut dengan cedera, 2 pemain muda potensial milik Persib, Munadi dan Jejen Zaenal Abidin sudah mulai bergabung bersama rekan-rekannya di latihan. Keduanya terlihat sudah tidak ada masalah dengan kakinya dan dapat mengikuti latihan secara penuh.

Munadi yang mendapatkan cedera sobek ligamen pada saat menjalani seleksi timnas u-23 di Jakarta mengaku saat ini kondisinya sudah membaik dan terus membaik. “Kondisi saya saat ini sudah mencapai 80 persen. Saya sudah siap berlatih kembali,” ujar Munadi sesaat setelah latihan. Pemain yang menolak untuk dioperasi ini mengatakan sudah tidak merasa nyeri ketika melakukan gerakan lari dan menendang bola. Namun walaupun begitu, ia mengungkapkan belum menerima hasil catatan medis yang dikeluarkan dokter Rafi Ghani sehingga tidak tahu ketika ditanya apakah cederanya sudah sepenuhnya sembuh.

Kondisi serupa juga dialami oleh winger Jejen Zaenal Abidin. Jejen sudah mengikuti latihan secara penuh sampai selesai. Namun sayangnya, latihan yang digelar pada masa persiapan menghadapi putaran kedua ini, Christian Gonzalez tidak mengikuti latihan. El Loco absen latihan karena harus menghadiri acara ulang tahun anak bungsunya Vanessa Siregar Gonzalez, disebuah mall di daerah Buahbatu.
Menurut pelatih Daniel Roekito, dirinya sudah mengijinkan penyerang timnas Indonesia tersebut untuk tidak mengikuti latihan. Daniel menyebutkan bahwa acara perayaan ulang tahun tersebut sudah dirancang sejak jauh-jauh hari dan diadakan di hari minggu yang biasanya tidak ada jadwal berlatih. “Memang benar ia sudah saya ijinkan untuk tidak berlatih hari ini karena ada acara keluarga. Kita memberikan toleransi karena mereka sudah merancang acara ini jauh-jauh hari sebelumnya. Besok Gonzalez akan kembali latihan,” kata Daniel.
Pablo Frances Man Of The Match

Mengawali debutnya bersama Persikab Kabupaten Bandung, mantan penyerang Persib, Pablo Frances menunjukan kelasnya dengan mencetak satu gol dan satu assist sehingga membawa tim Dalem Bandung itu menang atas Gresik United, Minggu (27/2) sore di stadion Si Jalak Harupat, Soreang.
Pertandingan baru berjalan 4 menit, Persikab sudah unggul 1 gol lewat sundulan gelandang Ahmad Mardziana. Sebelumnya, Pablo Frances berhasil menusuk rusuk kiri pertahanan Gresik dan mengirimkan umpan silang kedalam kotak penalti. Gol ini membangkitkan semangat pasukan Persikab untuk bermain lebih menyerang.
Hasilnya, pada menit ke-30 Pablo Frances seakan membuktikan dirinya sebagai striker tajam dengan berhasil mencetak gol kedua Persikab. Proses terjadinya gol pun bisa dibilang cantik. Menerima umpan tandemnya Ibnu Suhadak, Pablo lalu menggiring bola sendirian sebari melewati dua pemain belakang lawan sebelum tendangannya mengecoh penjaga gawang Wawan Hariono.
Gol ini disambut riuh rendah penonton di stadion milik Pemkab Kabupaten Bandung tersebut. Mereka menyebut nama Pablo berkali-kali. Penyerang bernomor punggung 20 ini akhirnya layak disebut sebagai pemain terbaik pada pertandingan kali ini dengan catatan satu gol dan satu assistnya.
Unggul 2 gol membuat Persikab lengah, awal babak kedua tim tamu Gresik United berhasil memperkecil jarak melalui gol yang diciptakan oleh Andik Ardiansyah. Namun sampai babak kedua usai, Gresik United tak mampu mengejar selisih gol sehingga Persikab berhak naik ke posisi 5 klasemen Grup 2 dengan nilai 20 poin.
Usai pertandingan, pelatih Persikab Dadang Cahyat mengaku gambira dengan performa Pablo yang baru sehari bergabung dengan tim. “Adaptasi yang dilakukannya cukup baik walau kami hanya sempat berlatih sekali saja. Pablo pemain bagus, namun saya belum puas dengan tim karena belum dapat lebih memanjakan Pablo di depan,” ujar Dadang Cahyat.
Di kubu lawan, asisten pelatih Gresik United, Suhandono mengakui keunggulan lawannya Persikab yang menurutnya bermain bagus. “Persikab layak menang. Wasitpun bertindak fair. Kita terlalu terburu-buru dalam memanfaatkan peluang sehingga hanya bisa membalas 1 gol,” ucap Suhandono setelah pertandingan.
Rooney Terancam Sanksi Empat Laga
Manchester - Akibat sikutnya melayang ke wajah James McCarthy, Wayne Rooney pun mendapatkan kecaman dari manajer Wigan, Roberto Martinez. Kini, penyerang Manchester United itu juga terancam mendapatkan sanksi.
Pada laga di DW Stadium Sabtu lalu, Rooney terlihat menyikut James McCarthy di bagian muka. Namun, wasit Mark Clattenburg hanya memberikan tendangan bebas pada tim tuan rumah dan si pemain pun lolos dari hukuman.
Martinez pun mencak-mencak seusai pertandingan. "Jika salah satu pemain saya yang melakukan itu, saya pikir dia akan sungguh beruntung masih bisa berada di lapangan. Sungguh disayangkan karena wasit melihatnya tapi tidak memberikan kartu merah," ujarnya.
Luput dari hukuman wasit bukan berarti Rooney bisa luput dari hukuman FA. Dengan tayangan ulang televisi dan memanggil Clattenburg, FA kini tengah menyelidiki kasus sikutan tersebut.
Andai diputuskan bersalah pada Selasa (1/3/2011) besok, Rooney pun terancam absen empat laga. Jumlah sanksi pertandingan yang cukup banyak di tengah usaha The Red Devils mengejar titel juara.
Menanggapi kasus ini, Sir Alex Ferguson memilih untuk bersikap tenang. Malah, manajer asal Skotlandia ini memberikan pembelaan untuk Rooney dengan mengatakan bahwa masalah ini hanya dibesar-besarkan saja.
"Karena ini menyangkut Rooney, pers akan mengangkat kampanye supaya dia digantung, dikursi-listrikkan atau semacam itu," ucap Fergie di Daily Mail.
Pada laga di DW Stadium Sabtu lalu, Rooney terlihat menyikut James McCarthy di bagian muka. Namun, wasit Mark Clattenburg hanya memberikan tendangan bebas pada tim tuan rumah dan si pemain pun lolos dari hukuman.
Martinez pun mencak-mencak seusai pertandingan. "Jika salah satu pemain saya yang melakukan itu, saya pikir dia akan sungguh beruntung masih bisa berada di lapangan. Sungguh disayangkan karena wasit melihatnya tapi tidak memberikan kartu merah," ujarnya.
Luput dari hukuman wasit bukan berarti Rooney bisa luput dari hukuman FA. Dengan tayangan ulang televisi dan memanggil Clattenburg, FA kini tengah menyelidiki kasus sikutan tersebut.
Andai diputuskan bersalah pada Selasa (1/3/2011) besok, Rooney pun terancam absen empat laga. Jumlah sanksi pertandingan yang cukup banyak di tengah usaha The Red Devils mengejar titel juara.
Menanggapi kasus ini, Sir Alex Ferguson memilih untuk bersikap tenang. Malah, manajer asal Skotlandia ini memberikan pembelaan untuk Rooney dengan mengatakan bahwa masalah ini hanya dibesar-besarkan saja.
"Karena ini menyangkut Rooney, pers akan mengangkat kampanye supaya dia digantung, dikursi-listrikkan atau semacam itu," ucap Fergie di Daily Mail.
Rooney: Musim terburuk saya
Dibanding musim lalu saat total menyumbang 34 gol dari 44 laga, tujuh gol tersebut jelas sangat minim. Diakui striker 25 tahun itu dirinya memang mengalami banyak kesulitan di musim ini.
“Saya harus katakan kalau ini adalah musim yang sulit buat saya – mungkin yang terburuk yang pernah saya jalani,” seru Rooney di Skysports.
Rooney mengawali musim 2010/2011 dalam situasi yang sangat tidak menyenangkan. Setelah kegagalan di Piala Dunia 2010, dia menyulut emosi banyak fans ‘Setan Merah’ saat meminta dimasukkan dalam daftar transfer.
“Pekan itu saat saya meminta transfer adalah sesuatu yang tak ingin saya lakukan lagi. Tapi saya merasa membuat keputusan yang tepat untuk bertahan karena klub ini selalu menantang untuk terus mendapatkan tropi,” lanjut Rooney.
Meski jumlah golnya masih minim, belakangan Rooney mulai menunjukkan kembali ketajamannya. Dalam enam pertandingan terakhir ada empat gol dibuat Rooney, termasuk gol cantiknya ke gawang Manchester City.
“Gol ke gawang City memberi saya dorongan besar karena itu merupakan pertandingan penting. Saya sudah melihatnya lagi beberapa kali dan saya tak pernah bosan dengannya,” tuntas Rooney.
Rooney sadar jalani musim buruk (Reuters)
Tiang Gawang 'Musuh' Baru El Real
Selain Barcelona, satu hal yang jadi musuh Real Madri di Liga Spanyol musim ini adalah tiang gawang. Di La Liga saja total sudah 12 kali pemain El Real menyepak bola dan membentur tiang atau mistar. Nasib buruk?
Dua momen terakhir di mana tiang dan mistar gawang menghindarkan Madrid dari mencetak gol adalah saat mereka diimbangi Deportivo La Coruna tanpa gol. Setelah sepakan Emmanuel Adebayor membentur tiang, di penghujung laga eksekusi Cristiano Ronaldo digagalkan mistar.
Dikutip dari situs resmi Madrid, sepanjang musim ini sudah 12 kali tembakan pemain Madrid gagal jadi gol karena kena tiang atau mistar. Dari jumlah tersebut CR7 menjadi pemain yang paling sering melakukannya, empat kali.
Higuain berdiri di belakang Ronaldo setelah tiga tembakan membentur tiang/mistar. Sementara Adebayor yang baru datang di bursa transfer musim dingin lalu sudah mencatatkan dua tembakan. Sami Khedira, Karim Benzema dan Kaka masing-masing telah dengan 'sempurna' membidik tiang/mistar gawang sebanyak satu kali.
Pemain dan fans Madrid layak menyesali banyaknya jumlah tembakan yang membentur tiang/mistar gawang tersebut. Soalnya dari 12 kesempatan di mana peristiwa tersebut terjadi tiga di antaranya datang dalam dua laga yang berakhir imbang (vs Almeria yang berkesudahan 1-1 dan vs Deportivo yang tuntas 0-0). Artinya Madrid bisa saja kini cuma terpaut satu angka atas Barcelona jika di dua laga tersebut tiang/mistar tidak menggagalkan upaya bikin gol.
Tapi Madrid tak langsung bisa berdalih kalau kegagalan mereka merapatkan jarak dengan The Catalans semata hanya karena ketidakberuntungan terkait mistar/tiang gawang tersebut. Soalnya Sevilla kini justru jadi klub yang paling sering mengenai tiang/mistar gawang dengan total sudah berjumlah 13 kali.
Barcelona duduk di posisi tiga setelah pemain-pemainnya tercatat 10 kali menembak tiang/mistar. Sementara berturut di belakangnya ada Getafe (9) dan Almeria (7).
Pemain Madrid dengan tembakan ke tiang/mistar gawang:
CR7 4: Valencia (2-0), Almeria (1-1), Mallorca (1-0), Deportivo (0-0)
Higuain 3: Malaga (1-4), Atletico Madrid (2-0), Sporting Gijon (0-1)
Emmanuel Adebayor 2: Espanyol (0-1), Deportivo (0-0)
Sami Khedira 1: Malaga (1-4)
Karim Benzema 1: Getafe (2-3)
Kaka 1: Real Sociedad (4-1)
Dua momen terakhir di mana tiang dan mistar gawang menghindarkan Madrid dari mencetak gol adalah saat mereka diimbangi Deportivo La Coruna tanpa gol. Setelah sepakan Emmanuel Adebayor membentur tiang, di penghujung laga eksekusi Cristiano Ronaldo digagalkan mistar.
Dikutip dari situs resmi Madrid, sepanjang musim ini sudah 12 kali tembakan pemain Madrid gagal jadi gol karena kena tiang atau mistar. Dari jumlah tersebut CR7 menjadi pemain yang paling sering melakukannya, empat kali.
Higuain berdiri di belakang Ronaldo setelah tiga tembakan membentur tiang/mistar. Sementara Adebayor yang baru datang di bursa transfer musim dingin lalu sudah mencatatkan dua tembakan. Sami Khedira, Karim Benzema dan Kaka masing-masing telah dengan 'sempurna' membidik tiang/mistar gawang sebanyak satu kali.
Pemain dan fans Madrid layak menyesali banyaknya jumlah tembakan yang membentur tiang/mistar gawang tersebut. Soalnya dari 12 kesempatan di mana peristiwa tersebut terjadi tiga di antaranya datang dalam dua laga yang berakhir imbang (vs Almeria yang berkesudahan 1-1 dan vs Deportivo yang tuntas 0-0). Artinya Madrid bisa saja kini cuma terpaut satu angka atas Barcelona jika di dua laga tersebut tiang/mistar tidak menggagalkan upaya bikin gol.
Tapi Madrid tak langsung bisa berdalih kalau kegagalan mereka merapatkan jarak dengan The Catalans semata hanya karena ketidakberuntungan terkait mistar/tiang gawang tersebut. Soalnya Sevilla kini justru jadi klub yang paling sering mengenai tiang/mistar gawang dengan total sudah berjumlah 13 kali.
Barcelona duduk di posisi tiga setelah pemain-pemainnya tercatat 10 kali menembak tiang/mistar. Sementara berturut di belakangnya ada Getafe (9) dan Almeria (7).
Pemain Madrid dengan tembakan ke tiang/mistar gawang:
CR7 4: Valencia (2-0), Almeria (1-1), Mallorca (1-0), Deportivo (0-0)
Higuain 3: Malaga (1-4), Atletico Madrid (2-0), Sporting Gijon (0-1)
Emmanuel Adebayor 2: Espanyol (0-1), Deportivo (0-0)
Sami Khedira 1: Malaga (1-4)
Karim Benzema 1: Getafe (2-3)
Kaka 1: Real Sociedad (4-1)
Van Persie terancam absen di Camp Nou
Van Persie kesakitan usai cetak gol (AP)]
Arsenal dalam ancaman serius bermain dalam keadaan pincang di Liga Champions. Setelah Theo Walcott dipastikan absen, kini Robin van Persie terancam tak bisa bermain saat harus melawat ke Barcelona. Van Persie mengalami cedera saat Arsenal secara mengejutkan tunduk dengan skor 1-2 atas Birmingham City di final Piala Carling. Pesepakbola asal Belanda itu bermasalah dengan lututnya tepat saat mencetak gol.Hingga kini belum dipastikan seberapa parah cedera yang menimpan Van Persie. Namun media di Spanyol menyebut kalau penyerang 27 tahun itu terancam tak bisa bermain di leg kedua babak 16 besar Liga Champions menghadapi Barcelona di Camp Nou.
Usai pertandingan Arsene Wenger mengonfirmasi cedera yang didapat pemainnya itu. Namun dia tak menyinggung soal pertandingan kontra Barca dan hanya menyebut kalau pada Senin (28/2/2011) ini pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan pada Van Persie.
“Dia mengalami masalah pada lututnya. Besok kami akan tahu lebih jauh lagi,” sahut Wenger di situs resmi klubnya sebagaimana dikutip AS.
Absennya Van Persie akan menjadi kerugian besar buat Arsenal karena mereka dipastikan tak akan diperkuat Walcott pada leg kedua. Sementara kini Cesc Fabregas juga masih cedera dan belum dipastikan kesiapannya untuk ‘pulang’ ke Barcelona.
Arsenal memetik kemenangan 2-1 di leg pertama pekan lalu. Sementara pertandingan kedua akan dilangsungkan pada 8 Maret di Camp Nou.
Keluhan Martinez
Manajer Wigan, Roberto Martinez, sangat tidak puas dengan penampilan wasit Mark Clattenburg dalam partai Wigan vs Manchester United tadi malam. Wigan yang tampil bagus cukup membuat Manchester United khawatir sebelum akhirnya pasukan The Red Devils mencetak gol keduanya pada menit ke 74 yang juga sekaligus gol kedua Javier Hernandez di pertandingan tersebut.
Satu momen yang paling membuat Martinez kecewa adalah insiden pada menit ke 9 saat kedudukan masih imbang 0-0. Saat itu dalam kejadian tanpa bola, striker Manchester United Wayne Rooney tampak mencoba berlari mendahului pemain andalan Wigan, James McCarthy. McCarthy tampak lebih unggul posisi. Rooney merespon dengan menggerakkan sikutnya menghantam wajah McCarthy. Wasit Mark Clattenburg melihat insiden tersebut dan menganugerahi Wigan tendangan bebas. Tetapi Clattenburg tidak memberikan kartu sama sekali bagi Rooney dan hanya memberikan peringatan verbal.




Roberto Martinez berkomentar : "Rooney sangat beruntung. Kalau anda menyaksikan tayangan ulang insiden tersebut, sikutnya menghantam wajah pemain saya. Itu adalah pelanggaran kartu merah. Kalau pelanggaran itu dilakukan oleh pemain Wigan, ia pasti sangat beruntung sekali apabila ia masih diperbolehkan bermain di lapangan. Insiden itu adalah momen kunci dalam pertandingan tadi. Apabila mereka bermain dengan 10 orang situasinya akan sungguh berbeda."

Btw, pertandingan Wigan vs Manchester United tadi malam tampaknya penuh dengan angka 13. Kemenangan The Red Devils adalah kemenangan mereka yang ke 13 dalam sejarah pertemuan mereka yang ke 13 dengan Wigan. Sementara kedua gol Javier Hernandez membuat total golnya menjadi 13 di musim ini. Sementara itu momen gemilang Edwin Van Der Sar saat memblok tendangan Moses yang nyaris berbuah gol, dan bisa jadi akan membuat situasi pertandingan akan berbeda, terjadi pada menit ke 13.
Satu momen yang paling membuat Martinez kecewa adalah insiden pada menit ke 9 saat kedudukan masih imbang 0-0. Saat itu dalam kejadian tanpa bola, striker Manchester United Wayne Rooney tampak mencoba berlari mendahului pemain andalan Wigan, James McCarthy. McCarthy tampak lebih unggul posisi. Rooney merespon dengan menggerakkan sikutnya menghantam wajah McCarthy. Wasit Mark Clattenburg melihat insiden tersebut dan menganugerahi Wigan tendangan bebas. Tetapi Clattenburg tidak memberikan kartu sama sekali bagi Rooney dan hanya memberikan peringatan verbal.
Roberto Martinez berkomentar : "Rooney sangat beruntung. Kalau anda menyaksikan tayangan ulang insiden tersebut, sikutnya menghantam wajah pemain saya. Itu adalah pelanggaran kartu merah. Kalau pelanggaran itu dilakukan oleh pemain Wigan, ia pasti sangat beruntung sekali apabila ia masih diperbolehkan bermain di lapangan. Insiden itu adalah momen kunci dalam pertandingan tadi. Apabila mereka bermain dengan 10 orang situasinya akan sungguh berbeda."
Wasit Mark Clattenburg memberikan peringatan untuk Rooney
Btw, pertandingan Wigan vs Manchester United tadi malam tampaknya penuh dengan angka 13. Kemenangan The Red Devils adalah kemenangan mereka yang ke 13 dalam sejarah pertemuan mereka yang ke 13 dengan Wigan. Sementara kedua gol Javier Hernandez membuat total golnya menjadi 13 di musim ini. Sementara itu momen gemilang Edwin Van Der Sar saat memblok tendangan Moses yang nyaris berbuah gol, dan bisa jadi akan membuat situasi pertandingan akan berbeda, terjadi pada menit ke 13.
Ancaman Drogba
Media terkemuka Inggris Daily Mail hari ini memuat sejumlah berita menarik diantaranya adalah ancaman Didier Drogba dan keluhan manager Wigan, Roberto Martinez atas penampilan wasit Mark Calttenburg tadi malam. Striker Chelsea, Didier Drogba dikabarkan mengancam akan meninggalkan Chelsea akhir musim nanti apabila ia tidak dipasang saat Chelsea menjalani partai krusial melawan Manchester United di Stamford Bridge tanggal 1 Maret nanti (2 Maret dini hari WIB). Posisi Drogba memang terancam setelah kehadiran manusia £50 juta Fernando Torres yang dibeli Chelsea dari Liverpool. Carlo Ancelotti telah mencoba menduetkan Drogba dengan Torres tetapi hasilnya mengecewakan setelah justru kalah 0-1 di kandang atas klub lama Torres, Liverpool. Penampilan Drogba pun jauh dari memuaskan saat diturunkan penuh dalam pertandingan FA Cup melawan Everton. Chelsea kembali menelan kekalahan lewat adu penalti di kandang.

Penampilan gemilang justru ditunjukkan oleh Nicolas Anelka yang pada laga liga Champions beberapa hari lalu sukses mencetak dua gol melawan FC Copenhagen. Saat itu Ancelotti menurunkan duet striker Anelka dan Torres. Torres pun tampil jauh lebih baik dibanding dua partai sebelumnya saat melawan Liverpool dan Fulham. Fakta ini membuat para pengamat mulai memprediksi bahwa duet Anelka dan Torres tampaknya adalah yang terbaik yang dimiliki Ancelotti apabila Chelsea bermain dengan formasi 4-4-2. Tentunya ini berarti Drogba harus dikorbankan karena Drogba tidak mungkin diturunkan sebagai gelandang atau pemain sayap. Posisi terbaik bagi Drogba selama ini adalah striker tunggal dalam formasi 4-3-3 didampingi dua orang pemain depan yang beroperasi dari sayap.

Tampaknya Drogba menyadari betul bahwa nasibnya di Chelsea tidak jelas. Fernando Torres yang disebut-sebut merupakan pilihan pribadi sang pemilik Roman Abramovich, dan bukan Ancelotti, tentu saja akan selalu menjadi pilihan utama bagi Chelsea. Tampaknya pilihan untuk hengkang dari Chelsea di akhir musim adalah jalan terbaik bagi Drogba apabila ia ingin tetap dimainkan sebagai starting eleven. Yang menjadi batu sandungan bagi kepindahan Drogba adalah harga yang akan diminta oleh Chelsea dan tentunya gajinya yang tinggi di klub London tersebut. Drogba dikabarkan digaji sekitar £130.000 per minggu dan ada kemungkinan apabila Chelsea harus melepas Drogba pihak klub akan meminta bayaran sampai £20 juta.
Kita tunggu saja dalam partai big match Chelsea vs Manchester United tanggal 2 Maret dini hari nanti apakah Drogba akan diturunkan dan mampu membawa perubahan untuk hasil pertandingan tersebut.
Didier Drogba selalu tersingkir sebagai pemain cadangan sejak kehadiran Fernando Torres
Penampilan gemilang justru ditunjukkan oleh Nicolas Anelka yang pada laga liga Champions beberapa hari lalu sukses mencetak dua gol melawan FC Copenhagen. Saat itu Ancelotti menurunkan duet striker Anelka dan Torres. Torres pun tampil jauh lebih baik dibanding dua partai sebelumnya saat melawan Liverpool dan Fulham. Fakta ini membuat para pengamat mulai memprediksi bahwa duet Anelka dan Torres tampaknya adalah yang terbaik yang dimiliki Ancelotti apabila Chelsea bermain dengan formasi 4-4-2. Tentunya ini berarti Drogba harus dikorbankan karena Drogba tidak mungkin diturunkan sebagai gelandang atau pemain sayap. Posisi terbaik bagi Drogba selama ini adalah striker tunggal dalam formasi 4-3-3 didampingi dua orang pemain depan yang beroperasi dari sayap.
Nicolas Anelka tampil gemilang saat melawan FC Copenhagen
Tampaknya Drogba menyadari betul bahwa nasibnya di Chelsea tidak jelas. Fernando Torres yang disebut-sebut merupakan pilihan pribadi sang pemilik Roman Abramovich, dan bukan Ancelotti, tentu saja akan selalu menjadi pilihan utama bagi Chelsea. Tampaknya pilihan untuk hengkang dari Chelsea di akhir musim adalah jalan terbaik bagi Drogba apabila ia ingin tetap dimainkan sebagai starting eleven. Yang menjadi batu sandungan bagi kepindahan Drogba adalah harga yang akan diminta oleh Chelsea dan tentunya gajinya yang tinggi di klub London tersebut. Drogba dikabarkan digaji sekitar £130.000 per minggu dan ada kemungkinan apabila Chelsea harus melepas Drogba pihak klub akan meminta bayaran sampai £20 juta.
Kita tunggu saja dalam partai big match Chelsea vs Manchester United tanggal 2 Maret dini hari nanti apakah Drogba akan diturunkan dan mampu membawa perubahan untuk hasil pertandingan tersebut.
Polisi akan Periksa Insiden Penembakan oleh Cole
London - Kepolisian memang belum mendapatkan laporan resmi soal insiden penembakan oleh Ashley Cole. Meski begitu kepolisian akan bicara dengan Chelsea untuk persoalan ini. Media-media internasional memberitakan soal insiden penembakan yang melibatkan Ashley Cole. Tanpa sengaja senapan angin yang dipegang oleh bek The Blues itu meletus dan mengenai seorang staf magang di klub London Barat itu. Pihak Chelsea sendiri mengatakan menolak untuk memberikan komentar terkait kejadian yang sifatnya masalah internal klub ini. Meski begitu tim London Barat menegaskan bahwa telah melakukan pemeriksaan secara sepenuhnya tentang insiden ini dan telah mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan.
Seperti diberitakan This is London dan The Press Association, kepolisian wilayah Surrey mengatakan akan memeriksa kasus ini. "Kami bisa mengonfirmasi bahwa meski tidak ada pengaduan secara langsung yang masuk ke kepolisian Surrey, masalah ini telah menjadi perhatian kami lewat berita di media. Kami akan mengontak pihak klub untuk menindaklanjuti apakah juga terdapat unsur kriminal di kejadian itu atau tidak," diungkapkan juru bicara kepolisian Surrey.
Ada pun dilansir dari Daily Mail, Cole terancam sanksi denda sebesar 250 ribu poundsterling yang dijatuhkan oleh pihak klub.
Seperti diberitakan This is London dan The Press Association, kepolisian wilayah Surrey mengatakan akan memeriksa kasus ini. "Kami bisa mengonfirmasi bahwa meski tidak ada pengaduan secara langsung yang masuk ke kepolisian Surrey, masalah ini telah menjadi perhatian kami lewat berita di media. Kami akan mengontak pihak klub untuk menindaklanjuti apakah juga terdapat unsur kriminal di kejadian itu atau tidak," diungkapkan juru bicara kepolisian Surrey.
Ada pun dilansir dari Daily Mail, Cole terancam sanksi denda sebesar 250 ribu poundsterling yang dijatuhkan oleh pihak klub.
Tak Pernah Menang, Bandung FC Mungkin Ganti Pelatih
Bandung - Cuma mengantongi satu angka dari tujuh pertandingan sudah barang tentu bukan hal yang diingini Bandung FC. Akan melakukan evaluasi, ada kemungkinan mereka melakukan pergantian pelatih.Demikian diungkapkan CEO tim, M. Kusnaeni, dalam perbincangannya dengan detikbandung, Senin (28/2/2011), setelah "Laskar Siliwangi" tunduk 1-2 dari Tangerang Wolves hari Sabtu lalu di Stadion Siliwangi, dan itu adalah kekalahan keenam dari tujuh pertandingan Lee Hendri dkk. Dikatakan Kusnaeni, sebetulnya dari segi permainan, timnya sudah cukup stabil. Namun itu semua tidak berguna jika tak bisa menang, apalagi sampai kalah terus. Kusnaeni mengatakan, hari Selasa besok timnya akan melakukan evaluasi atas hasil sejauh ini, dan Nandar Iskandar selaku pelatih termasuk yang akan dibahas. "Pak Nandar jadi salah satu yang akan dievaluasi di pertemuan nanti," ujarnya. "Bagaimanapun, ketika suatu tim tidak bisa menampilkan performa bagus (meraih kemenangan), akhirnya 'kan harus ada yang bertanggungjawab. Dalam hal ini ya pelatih."
Kusnaeni mengaku dikontak enam orang yang berminat menjadi suksesor Nandar, apabila diberhentikan. Namun ia enggan menyebutkan nama mereka, karena memang belum ada keputusan soal masa depan Nandar. "Saya merasa tidak bijak menyebutkan (nama) calon pengganti kalau belum ada keputusan soal pelatih saat ini. Jadi bisa saya katakan, saya tidak mengontak siapapun hingga saat ini. Tapi bahwa ada yang menyatakan diri berminat, banyak, tapi tidak saya tanggapi," jelas pria yang lebih dikenal dengan panggilan Bung Kus itu.
"Bisa saja nanti opsinya beliau tidak langsung dilepas dari posisinya, misalnya diistirahatkan. Atau opsi lainnya dikasih kesempatan beberapa pertandingan lagi. Jadi semua kemungkinan masih terbuka," paparnya.
(dtc/ern)
Kusnaeni mengaku dikontak enam orang yang berminat menjadi suksesor Nandar, apabila diberhentikan. Namun ia enggan menyebutkan nama mereka, karena memang belum ada keputusan soal masa depan Nandar. "Saya merasa tidak bijak menyebutkan (nama) calon pengganti kalau belum ada keputusan soal pelatih saat ini. Jadi bisa saya katakan, saya tidak mengontak siapapun hingga saat ini. Tapi bahwa ada yang menyatakan diri berminat, banyak, tapi tidak saya tanggapi," jelas pria yang lebih dikenal dengan panggilan Bung Kus itu.
"Bisa saja nanti opsinya beliau tidak langsung dilepas dari posisinya, misalnya diistirahatkan. Atau opsi lainnya dikasih kesempatan beberapa pertandingan lagi. Jadi semua kemungkinan masih terbuka," paparnya.
(dtc/ern)
Tolak Salaman, Mancini Ingin Balas Hughes
Beritabola.com Manchester - Friksi kecil terjadi saat Roberto Mancini menolak bersalaman dengan Mark Hughes usai laga Manchester City kontra Fulham. Hal itu bikin kecewa Hughes namun Mancio melakukan demi membalas sikap Hughes tempo hari. Laga di City of Manchester Stadium, Minggu (27/2/2011) malam tadi berakhir imbang 1-1. Gol Mario Balotelli di babak pertama dibalas Damien Duff di awal babak kedua,
Satu poin yang diraih The Citizens itu pun merugikan sebab mereka kini tertinggal 10 poin dari Manchester United di puncak yang mempunyai satu laga tersisa. City sudah 28 laga sementara MU 27. Entah mungkin karena kesal timnya ditahan imbang atau bagaimana, Mancini di akhir laga terlihat menolak uluran tangan Hughes yang berniat untuk menyalaminya usai laga. Suatu hal lazim yang biasa dilakukan manajer tim sepakbola manapun di dunia ini.
Hal yang kemudian sedikit menyulut emosi Hughes yang terlihat kesal menyaksikan tingkah laku Mancini, yang notabene adalah orang yang menyingkirkannya dari kursi kepelatihan City Desember 2009. "Mungkin ini salahku lagi, namun aku sedikit kuno. Aku selalu berpikir jika anda mengulurkan tangan, maka itu harus disambut," ujar Hughes di Dailymail."Terkadang itu sulit. Aku memberikan tanganku dan melakukannya ketika timku dikalahkan 1-4 oleh mereka. Aku sangat kecewa jelas. Namun aku mengakui timnya lebih baik," sambungnya."Aku hanya tidak berpikir bagaimana Roberto melakukan hal yang sama seperti yang kami lakukan ini," tukas pria asal Wales itu.Suara pembelaan langsung datang dari Mancini yang menilai sikapnya menolak berjabat tangan dengan Hughes itu, semata-mata dilakukannya untuk membalas perlakukan Hughes saat keduanya bertemu November tahun lalu. Saat itu City menang 4-1
"Di London dia melakukan hal yang sama. Itu mungkin yang ada di dalam pikiranku, namun itu tidaklah penting. Hasil lebih penting dari hal bodoh seperti ini," sahut Mancini."Dia mustinya senang bisa bermain imbang dengan kami," tuntasnya.
(dtc/mrp)
Satu poin yang diraih The Citizens itu pun merugikan sebab mereka kini tertinggal 10 poin dari Manchester United di puncak yang mempunyai satu laga tersisa. City sudah 28 laga sementara MU 27. Entah mungkin karena kesal timnya ditahan imbang atau bagaimana, Mancini di akhir laga terlihat menolak uluran tangan Hughes yang berniat untuk menyalaminya usai laga. Suatu hal lazim yang biasa dilakukan manajer tim sepakbola manapun di dunia ini.
Hal yang kemudian sedikit menyulut emosi Hughes yang terlihat kesal menyaksikan tingkah laku Mancini, yang notabene adalah orang yang menyingkirkannya dari kursi kepelatihan City Desember 2009. "Mungkin ini salahku lagi, namun aku sedikit kuno. Aku selalu berpikir jika anda mengulurkan tangan, maka itu harus disambut," ujar Hughes di Dailymail."Terkadang itu sulit. Aku memberikan tanganku dan melakukannya ketika timku dikalahkan 1-4 oleh mereka. Aku sangat kecewa jelas. Namun aku mengakui timnya lebih baik," sambungnya."Aku hanya tidak berpikir bagaimana Roberto melakukan hal yang sama seperti yang kami lakukan ini," tukas pria asal Wales itu.Suara pembelaan langsung datang dari Mancini yang menilai sikapnya menolak berjabat tangan dengan Hughes itu, semata-mata dilakukannya untuk membalas perlakukan Hughes saat keduanya bertemu November tahun lalu. Saat itu City menang 4-1
"Di London dia melakukan hal yang sama. Itu mungkin yang ada di dalam pikiranku, namun itu tidaklah penting. Hasil lebih penting dari hal bodoh seperti ini," sahut Mancini."Dia mustinya senang bisa bermain imbang dengan kami," tuntasnya.
(dtc/mrp)
Jakarta FC tekuk Aceh United 3-1
Jakarta FC 1928 meraih kemenangan kedua saat menjadi tuan rumah untuk Aceh United di Stadion Lebakbulus, Jakarta Selatan, Minggu (27/2/2011). Mereka menang dengan skor 3-1. Kemenangan Jakarta FC sudah dimulai bahkan saat pertandingan baru berusia satu menit, melalui tendangan San San yang sempat mengenai badan seorang pemain lawan.
Aceh berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas Alain Nkong di menit 21, dan membuat kedua kesebelasan bermain sama kuat 1-1 sampai babak pertama selesai.
Emanuel de Porras, yang pekan lalu mencetak satu gol dalam debutnya bersama Jakarta FC 1928, kembali menorehkan gol untuk timnya tersebut di menit 70. H. Bayou memantapkan kemenangan tuan rumah di menit-menit terakhir.
Pertandingan ini berjalan keras dengan ditandai keluarnya lima kartu kuning dan satu kartu merah dari saku wasit asal Macedonia, Alexander Kovacevic. Yang diusir dari lapangan adalah Nkong menjelang akhir laga.
Seusai pertandingan, CEO Jakarta FC 1928, Hadi Basalamah mengatakan, salah satu kunci sukses timnya meraih poin penuh adalah perubahan formasi dari 4-4-2 menjadi 4-3-3. Skema rancangan pelatih Bambang Nurdiansyah itu dinilai ampuh meredam permainan Aceh yang memakai pola 4-1-4-1.
“Perubahan formasi ini membuat pemain kami banyak menguasai inisiatif penyerangan, dan menguasai bola pada babak kedua,” ujar Hadi. “Terus terang, kami tak ingin mengikuti irama permainan Aceh United yang berpusat pada pergerakan Pierre Njanka sebagai pemain bertahan energik. Karena itu, suplai bola Aceh United ke depan jadi macet. Terutama terjadi pada babak kedua.”
Hal yang agak disesalkan adalah ketenangan para pemain depan dalam menuntaskan peluang. Jika De Porras, Gustavo Ortiz dan Bayou tidak sering terburu-buru, bukan tidak mungkin Jakarta FC bisa menang lebih besar.
Dari kubu Aceh United, CEO Ari Wibowo menilai kelemahan timnya adalah stamina yang menurun di babak kedua, serta kelengahan dalam menghadapi serangan-serangan lawan.
“Babak pertama masih berimbang, sehingga berakhir 1-1. Tapi, pada babak kedua stamina para pemain kami drop, dan banyak kehilangan bola, serta lengah dalam bertahan. Maka dua gol Jakarta FC 1928 bisa tercipta pada babak kedua,” tukasnya.
Dengan kemenangannya yang kedua ini perolehan angka Jakarta FC 1928 menjadi sembilan dan mereka naik ke papan tengah. Sedangkan Aceh masih beredar di papan bawah, hanya meraih empat poin dari enam kali turun ke lapangan.
Aceh berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas Alain Nkong di menit 21, dan membuat kedua kesebelasan bermain sama kuat 1-1 sampai babak pertama selesai.
Emanuel de Porras, yang pekan lalu mencetak satu gol dalam debutnya bersama Jakarta FC 1928, kembali menorehkan gol untuk timnya tersebut di menit 70. H. Bayou memantapkan kemenangan tuan rumah di menit-menit terakhir.
Pertandingan ini berjalan keras dengan ditandai keluarnya lima kartu kuning dan satu kartu merah dari saku wasit asal Macedonia, Alexander Kovacevic. Yang diusir dari lapangan adalah Nkong menjelang akhir laga.
Seusai pertandingan, CEO Jakarta FC 1928, Hadi Basalamah mengatakan, salah satu kunci sukses timnya meraih poin penuh adalah perubahan formasi dari 4-4-2 menjadi 4-3-3. Skema rancangan pelatih Bambang Nurdiansyah itu dinilai ampuh meredam permainan Aceh yang memakai pola 4-1-4-1.
“Perubahan formasi ini membuat pemain kami banyak menguasai inisiatif penyerangan, dan menguasai bola pada babak kedua,” ujar Hadi. “Terus terang, kami tak ingin mengikuti irama permainan Aceh United yang berpusat pada pergerakan Pierre Njanka sebagai pemain bertahan energik. Karena itu, suplai bola Aceh United ke depan jadi macet. Terutama terjadi pada babak kedua.”
Hal yang agak disesalkan adalah ketenangan para pemain depan dalam menuntaskan peluang. Jika De Porras, Gustavo Ortiz dan Bayou tidak sering terburu-buru, bukan tidak mungkin Jakarta FC bisa menang lebih besar.
Dari kubu Aceh United, CEO Ari Wibowo menilai kelemahan timnya adalah stamina yang menurun di babak kedua, serta kelengahan dalam menghadapi serangan-serangan lawan.
“Babak pertama masih berimbang, sehingga berakhir 1-1. Tapi, pada babak kedua stamina para pemain kami drop, dan banyak kehilangan bola, serta lengah dalam bertahan. Maka dua gol Jakarta FC 1928 bisa tercipta pada babak kedua,” tukasnya.
Dengan kemenangannya yang kedua ini perolehan angka Jakarta FC 1928 menjadi sembilan dan mereka naik ke papan tengah. Sedangkan Aceh masih beredar di papan bawah, hanya meraih empat poin dari enam kali turun ke lapangan.
FIFA pantau perkembangan situasi seputar PSSI
Federasi Asosiasi Sepakbola Internasional (FIFA) menyatakan keprihatinannya atas kisruh yang tengah melingkupi Persatuan sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Otoritas sepakbola sedunia itu meminta semua pihak menahan diri dan sama-sama mengembangkan suasana kondusif.
“FIFA tidak menyukai kondisi yang terjadi di Indonesia sekarang ini, mereka mengkhawatirkan perkembangannya akan sangat tidak menguntungkan buat kita,” ungkap Suryadharma “Dali” Tahir, anggota Komite Etik FIFA dari Indonesia, Minggu (27/2/2011), di Zurich, Swiss sebagaimana dikutip laman resmi PSSI, Senin (28/2/2011).
Menurut Dali Tahir, FIFA tengah memantau dengan seksama kondisi yang terjadi di Indonesia. FIFA menilai pernyataan Menpora Andi Alifian Mallarangeng yang mengecam keputusan verifikasi calon-calon Exco melalui Komite Pemilihan serta mengintimidasi Komite Banding dan mengancam membekukan PSSI sebagai intervensi pemerintah terhadap kedaulatan sepakbola.
“FIFA sangat menyayangkan pernyataan-pernyataan itu,” ujar Dali Tahir.
Menyikapi situasi yang terjadi di Indonesia, ujar Dali Tahir, FIFA sudah mengirim surat pada 24 Februari lalu yang antara lain memuat keprihatinan atas pernyataan-pernyataan keras pemerintah terhadap kebijakan organisasi PSSI.
“FIFA menginginkan semua pihak bisa berpikir jernih sehingga situasinya tidak malah bertambah rumit,” jelas Dali.
Surat FIFA pada 24 Februari ditandatangani oleh Sekjen FIFA Jerome Valcke. Surat ini dikirim sebagai balasan dari surat yang dikirim PSSI pada 22 Februari, sebagai laporan atas adanya pernyataan keras Menpora sehari sebelumnya (21/2/2011).
Dali Tahir menginformasikan perkembangan situasi di Indonesia akan menjadi salah satu agenda Sidang Komite Asosiasi FIFA di Zurich, Senin (1/3/2011) mulai pukul 16.00 waktu setempat (Selasa, 2/3/2011 pukul 01.00 WIB). Sidang Komite Asosiasi yang dipimpin Geoff Thompson (Inggris) itu membahas berbagai kondisi atau permasalahan yang tengah dialami negara-negara anggota FIFA di seluruh dunia. Karena membahas berbagai materi penting dan krusial, sidang Komite Asosiasi kerap juga disebut Komite Emergency.
Hasil sidang Komite Asosiasi selanjutnya menjadi bahan rekomendasi untuk dibawa ke pertemuan yang lebih tinggi, yakni sidang Komite Eksekutif (Exco) FIFA. Sidang Exco FIFA biasanya dipimpin Presiden FIFA Joseph S Blatter dan dihadiri sembilan wakil Presiden FIFA beserta 15 anggota Exco FIFA yang sebagian ialah perwakilan para ketua konfederasi.
“FIFA tidak menyukai kondisi yang terjadi di Indonesia sekarang ini, mereka mengkhawatirkan perkembangannya akan sangat tidak menguntungkan buat kita,” ungkap Suryadharma “Dali” Tahir, anggota Komite Etik FIFA dari Indonesia, Minggu (27/2/2011), di Zurich, Swiss sebagaimana dikutip laman resmi PSSI, Senin (28/2/2011).
Menurut Dali Tahir, FIFA tengah memantau dengan seksama kondisi yang terjadi di Indonesia. FIFA menilai pernyataan Menpora Andi Alifian Mallarangeng yang mengecam keputusan verifikasi calon-calon Exco melalui Komite Pemilihan serta mengintimidasi Komite Banding dan mengancam membekukan PSSI sebagai intervensi pemerintah terhadap kedaulatan sepakbola.
“FIFA sangat menyayangkan pernyataan-pernyataan itu,” ujar Dali Tahir.
Menyikapi situasi yang terjadi di Indonesia, ujar Dali Tahir, FIFA sudah mengirim surat pada 24 Februari lalu yang antara lain memuat keprihatinan atas pernyataan-pernyataan keras pemerintah terhadap kebijakan organisasi PSSI.
“FIFA menginginkan semua pihak bisa berpikir jernih sehingga situasinya tidak malah bertambah rumit,” jelas Dali.
Surat FIFA pada 24 Februari ditandatangani oleh Sekjen FIFA Jerome Valcke. Surat ini dikirim sebagai balasan dari surat yang dikirim PSSI pada 22 Februari, sebagai laporan atas adanya pernyataan keras Menpora sehari sebelumnya (21/2/2011).
Dali Tahir menginformasikan perkembangan situasi di Indonesia akan menjadi salah satu agenda Sidang Komite Asosiasi FIFA di Zurich, Senin (1/3/2011) mulai pukul 16.00 waktu setempat (Selasa, 2/3/2011 pukul 01.00 WIB). Sidang Komite Asosiasi yang dipimpin Geoff Thompson (Inggris) itu membahas berbagai kondisi atau permasalahan yang tengah dialami negara-negara anggota FIFA di seluruh dunia. Karena membahas berbagai materi penting dan krusial, sidang Komite Asosiasi kerap juga disebut Komite Emergency.
Hasil sidang Komite Asosiasi selanjutnya menjadi bahan rekomendasi untuk dibawa ke pertemuan yang lebih tinggi, yakni sidang Komite Eksekutif (Exco) FIFA. Sidang Exco FIFA biasanya dipimpin Presiden FIFA Joseph S Blatter dan dihadiri sembilan wakil Presiden FIFA beserta 15 anggota Exco FIFA yang sebagian ialah perwakilan para ketua konfederasi.
2010/2011 Musim Terbaik Nani di MU
Sayap Manchester United Luis Nani meyakini bila musim 2010/2011 merupakan musim terbaiknya sejak bergabung di Old Trafford.
Pemain berusia 24 tahun itu sukses melesakkan sembilan gol dan memberi 11 assist dari 22 penampilannya di Liga Premier musim 2010/2011.
Catatan tersebut dinilai Nani merupakan kontribusi terbaiknya sejak direkrut MU dari Sporting Lisbon. Nani pun berharap aksi menawannya ini akan membantu MU meraih sejumlah gelar bergengsi.
"Ini musim terbaikku di MU, tapi hal terpenting adalah memenangkan gelar juara bersama tim ini. Ketika saya memenangkan gelar juara, saya akan melihat seberapa besar saya telah berkonstribusi," ujar Nani kepada The Mirror.
Musim 2010/2011 juga menjadi tanda kebangkitan Nani yang dalam dua tahun terakhir kurang bersinar bersama MU dan lebih sering menjadi pemain cadangan sewaktu era Cristiano Ronaldo.
"Saya selalu mengatakan kepada setiap orang saya memiliki ambisi dan tidak mudah untuk menyerah di MU. Tapi pada waktu yang sama anda datang ke MU untuk bermain. Saya merasa begitu bagus dengan tim ini sekarang dan saya juga tampil baik, tapi saya tahu saya bisa melakukan lebih banyak," tegas Nani.
Pemain berusia 24 tahun itu sukses melesakkan sembilan gol dan memberi 11 assist dari 22 penampilannya di Liga Premier musim 2010/2011.
Catatan tersebut dinilai Nani merupakan kontribusi terbaiknya sejak direkrut MU dari Sporting Lisbon. Nani pun berharap aksi menawannya ini akan membantu MU meraih sejumlah gelar bergengsi.
"Ini musim terbaikku di MU, tapi hal terpenting adalah memenangkan gelar juara bersama tim ini. Ketika saya memenangkan gelar juara, saya akan melihat seberapa besar saya telah berkonstribusi," ujar Nani kepada The Mirror.
Musim 2010/2011 juga menjadi tanda kebangkitan Nani yang dalam dua tahun terakhir kurang bersinar bersama MU dan lebih sering menjadi pemain cadangan sewaktu era Cristiano Ronaldo.
"Saya selalu mengatakan kepada setiap orang saya memiliki ambisi dan tidak mudah untuk menyerah di MU. Tapi pada waktu yang sama anda datang ke MU untuk bermain. Saya merasa begitu bagus dengan tim ini sekarang dan saya juga tampil baik, tapi saya tahu saya bisa melakukan lebih banyak," tegas Nani.
MU Gilas Wigan
Pemuncak klasemen Liga Premier Manchester United mampu memperlebar jarak dari Arsenal setelah melumat tuan rumah Wigan Athletic empat gol tanpa balas di Stadion JJB, Sabtu (26/2). Kemenangan ini membuat MU kini mengemas 60 poin dan berhak unggul empat angka dari Arsenal yang menempati posisi dua klasemen. Wigan sendiri makin terbenam di zona merah tepatnya di posisi 19 dengan 27 angka.
Wigan sempat mengejutkan MU dan hampir memimpin kala pertandingan baru berjalan 13 menit. Beruntung aksi dari Victor Moses masih dapat digagalkan penjaga gawang MU Edwin van der Sar.
Empat menit kemudian, MU mampu memimpin. Berawal dari serangan balik cepat, Luis Nani dengan jeli menggirimkan umpan kepada Javier Hernandez, yang dengan mudah menyonteknya ke gawang Ali Al Habsi.
Beberapa menit kemudian, Wigan memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan lewat James McCarthy, tapi lagi-lagi Van der Sar dengan gemilang menepisnya.
Di pertengahan babak pertama, Nani nyaris menggandakan keunggulan MU, akan tetapi tendangan pemain asal Portugal ini masih melebar. Skor 1-0 pun bertahan sampai jeda.
Sesaat setelah jeda, Wigan kembali mendapat peluang emas lewat tendangan jarak jauh Maynor Figueora yang dengan baik masih dapat dihalau Van der Sar.
Saat laga berjalan sejam, MU seharusnya mampu menambah gol bila Al Habsi tidak tampil gemilang menghalau dua tendangan beruntun dari Nani dan Darren Fletcher.
MU akhirnya mampu menggandakan keunggulannya di menit 74 berkat gol kedua Hernandez yang lolos dari kawalan bek Wigan usai bekerjasama dengan Wayne Rooney.
Selepas itu, MU makin tidak terbendung dan mampu mencetak gol ketiga di menit 84. Umpan jauh Derron Gibson membuat pemain pengganti Dimitar Berbatov lepas dari jebakan off-side. Pemain Bulgaria itu tidak egois dan mengumpankan kepada Rooney yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang kosong.
Tiga menit berselang, pemain pengganti lainnya, Fabio, yang masuk semenit sebelumnya, menutup pesta MU dengan mencatatkan gol perdananya untuk Red Devils setelah meneruskan umpan Fletcher.
Susunan Pemain:
Wigan: Al Habsi, Gohouri, Gary Caldwell, Alcaraz, Figueroa, Watson (Gomez 89'), Diame, N'Zogbia (McArthur 89'), McCarthy, Moses (Di Santo 65'), Rodallega.
MU: Van der Sar, O'Shea, Smalling, Vidic, Evra, Fletcher, Carrick, Scholes (Gibson 77'), Nani (Fabio 85'), Hernandez (Berbatov 77'), Rooney.
Wigan sempat mengejutkan MU dan hampir memimpin kala pertandingan baru berjalan 13 menit. Beruntung aksi dari Victor Moses masih dapat digagalkan penjaga gawang MU Edwin van der Sar.
Empat menit kemudian, MU mampu memimpin. Berawal dari serangan balik cepat, Luis Nani dengan jeli menggirimkan umpan kepada Javier Hernandez, yang dengan mudah menyonteknya ke gawang Ali Al Habsi.
Beberapa menit kemudian, Wigan memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan lewat James McCarthy, tapi lagi-lagi Van der Sar dengan gemilang menepisnya.
Di pertengahan babak pertama, Nani nyaris menggandakan keunggulan MU, akan tetapi tendangan pemain asal Portugal ini masih melebar. Skor 1-0 pun bertahan sampai jeda.
Sesaat setelah jeda, Wigan kembali mendapat peluang emas lewat tendangan jarak jauh Maynor Figueora yang dengan baik masih dapat dihalau Van der Sar.
Saat laga berjalan sejam, MU seharusnya mampu menambah gol bila Al Habsi tidak tampil gemilang menghalau dua tendangan beruntun dari Nani dan Darren Fletcher.
MU akhirnya mampu menggandakan keunggulannya di menit 74 berkat gol kedua Hernandez yang lolos dari kawalan bek Wigan usai bekerjasama dengan Wayne Rooney.
Selepas itu, MU makin tidak terbendung dan mampu mencetak gol ketiga di menit 84. Umpan jauh Derron Gibson membuat pemain pengganti Dimitar Berbatov lepas dari jebakan off-side. Pemain Bulgaria itu tidak egois dan mengumpankan kepada Rooney yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang kosong.
Tiga menit berselang, pemain pengganti lainnya, Fabio, yang masuk semenit sebelumnya, menutup pesta MU dengan mencatatkan gol perdananya untuk Red Devils setelah meneruskan umpan Fletcher.
Susunan Pemain:
Wigan: Al Habsi, Gohouri, Gary Caldwell, Alcaraz, Figueroa, Watson (Gomez 89'), Diame, N'Zogbia (McArthur 89'), McCarthy, Moses (Di Santo 65'), Rodallega.
MU: Van der Sar, O'Shea, Smalling, Vidic, Evra, Fletcher, Carrick, Scholes (Gibson 77'), Nani (Fabio 85'), Hernandez (Berbatov 77'), Rooney.
West Ham Gebuk Liverpool
Keinginan Liverpool untuk menapaki papan atas kembali mendapatkan hambatan, setelah tim papan bawah West Ham United berhasil menghajar mereka dengan skor 3-1 di Upton Park, Minggu (27/2).
Bagi West Ham kemenangan ini sedikit mengangkat moral permainan mereka dan juga di klasemen sementara di peringkat 18 dengan 28 angka. Sementara Liverpool tertahan di urutan enam dengan 39 poin.
Penampilan gemilang West Ham kembali ditunjukkan saat mereka berhasil menguasai pertandingan kala menjamu Liverpool di pekan ke-28.
Mereka mengawali serangan di menit keempat melalui Thomas Hitzlsperger dari jarak jauh, namun penjaga gawang Pepe Reina mampu menggagalkannya. Bagi gelandang asal Jerman tersebut, penampilan ini merupakan ke-100 di kompetisi domestik dan yang pertama kali bagi West Ham di Liga Premier.
The Hammers baru bisa mengungguli gawang Reina di menit ke-22. Aksi satu-dua nya dengan Hitzlsperger berbuah gol apik guna melampaui hadangan kiper asal Spanyol tersebut.
Tim tamu mencoba mengejar ketertinggalan dua menit kemudian. Berawal dari serangan balik yang digalang oleh Luis Suarez, ia mengirimkan umpan terukur ke arah Dirk Kuyt, namun sayang tendangannya masih melambung tipis dari sasaran.
Di menit-menit akhir sebelum istirahat, tuan rumah menggandakan keunggulannya melalui Demba Ba. Pemain internasional Senegal itu dengan indah menanduk bola sambil menjatuhkan badan, umpan brilian O'Neil yang melambungkan bola guna melampaui hadangan Reina.
Usai turun minum tuan rumah kembali mengancam jantung pertahanan Liverpool kembali melalui Ba, namun sayang umpan silang Hitzlsperger yang dilepaskan olehnya masih melebar dari sasaran.
The Reds mencoba untuk mengejar ketertinggalan melalui Suarez, namun usaha pemain Uruguay itu dengan sempurna digagalkan oleh Robert Green.
Frederic Piquionne seharusnya bisa memberikan keunggulan kembali bagi tuan rumah, saat tandukannya hasil umpan silang Mark Noble masih melebar dari sasaran dan kembali gagal menambah gol.
Tim tamu baru bisa berhasil memperkecil defisit enam menit menjelang bubaran melalui Glen Johnson, setelah sebelumnya Luis Suarez dengan skill briliannya ia mampu mengirimkan umpan silang yang dengan dingin tinggal diselesaikan Johnson.
Pemain pengganti Carlton Cole melengkapi derita Liverpool di menit-menit akhir. Usai memenangi perebutan bola dengan Martin Skrtel, kemudian melewati Jamie Carragher dan akhirnya memperdayai Reina dengan tendangan datar.
Susunan pemain:
West Ham: Green; bridge, Upson, Tomkins, Jacobsen; Hitzlsperger, Parker, Noble, O'Neil; Ba (Cole 88'), Piquionne (Spector 82').
Liverpool: Reina; Johnson, Wilson, Skrtel, Carragher, Kelly (Joe Cole 43'); Meireles (N'Gog 49'), Lucas, Gerrard; Kuyt, Suarez.
Bagi West Ham kemenangan ini sedikit mengangkat moral permainan mereka dan juga di klasemen sementara di peringkat 18 dengan 28 angka. Sementara Liverpool tertahan di urutan enam dengan 39 poin.
Penampilan gemilang West Ham kembali ditunjukkan saat mereka berhasil menguasai pertandingan kala menjamu Liverpool di pekan ke-28.
Mereka mengawali serangan di menit keempat melalui Thomas Hitzlsperger dari jarak jauh, namun penjaga gawang Pepe Reina mampu menggagalkannya. Bagi gelandang asal Jerman tersebut, penampilan ini merupakan ke-100 di kompetisi domestik dan yang pertama kali bagi West Ham di Liga Premier.
The Hammers baru bisa mengungguli gawang Reina di menit ke-22. Aksi satu-dua nya dengan Hitzlsperger berbuah gol apik guna melampaui hadangan kiper asal Spanyol tersebut.
Tim tamu mencoba mengejar ketertinggalan dua menit kemudian. Berawal dari serangan balik yang digalang oleh Luis Suarez, ia mengirimkan umpan terukur ke arah Dirk Kuyt, namun sayang tendangannya masih melambung tipis dari sasaran.
Di menit-menit akhir sebelum istirahat, tuan rumah menggandakan keunggulannya melalui Demba Ba. Pemain internasional Senegal itu dengan indah menanduk bola sambil menjatuhkan badan, umpan brilian O'Neil yang melambungkan bola guna melampaui hadangan Reina.
Usai turun minum tuan rumah kembali mengancam jantung pertahanan Liverpool kembali melalui Ba, namun sayang umpan silang Hitzlsperger yang dilepaskan olehnya masih melebar dari sasaran.
The Reds mencoba untuk mengejar ketertinggalan melalui Suarez, namun usaha pemain Uruguay itu dengan sempurna digagalkan oleh Robert Green.
Frederic Piquionne seharusnya bisa memberikan keunggulan kembali bagi tuan rumah, saat tandukannya hasil umpan silang Mark Noble masih melebar dari sasaran dan kembali gagal menambah gol.
Tim tamu baru bisa berhasil memperkecil defisit enam menit menjelang bubaran melalui Glen Johnson, setelah sebelumnya Luis Suarez dengan skill briliannya ia mampu mengirimkan umpan silang yang dengan dingin tinggal diselesaikan Johnson.
Pemain pengganti Carlton Cole melengkapi derita Liverpool di menit-menit akhir. Usai memenangi perebutan bola dengan Martin Skrtel, kemudian melewati Jamie Carragher dan akhirnya memperdayai Reina dengan tendangan datar.
Susunan pemain:
West Ham: Green; bridge, Upson, Tomkins, Jacobsen; Hitzlsperger, Parker, Noble, O'Neil; Ba (Cole 88'), Piquionne (Spector 82').
Liverpool: Reina; Johnson, Wilson, Skrtel, Carragher, Kelly (Joe Cole 43'); Meireles (N'Gog 49'), Lucas, Gerrard; Kuyt, Suarez.
Martins Berikan Birmingham Gelar Juara
Penyerang Nigeria Obafemi Martins berhasil memberikan gelar Piala Liga untuk klub barunya Birmingham City setelah mengalahkan tim yang lebih difavoritkan Arsenal dengan skor tipis 2-1 di Stadion Wembley, Minggu (27/2).
Bagi tim asuhan Alex McLeish tersebut, keberhasilan mengangkat trofi Piala Liga ini merupakan sukses tersendiri dan gelar ini merupakan yang kedua bagi Birmingham sejak terakhir mereka raih pada 1963.
Sementara kegagalan kembali ditelan oleh anak-anak asuhan Arsene Wenger, yang tadinya berambisi untuk memberikan gelar ini kepada kapten tim Cesc Fabregas, yang absen karena cedera di tengah pekan.
Tampil tanpa kendali sang kapten, Arsenal terlihat kesulitan untuk mengembangkan permainannya, meski menurunkan Jack Wilshere di jantung lini tengah timnya.
Justru Birmingham yang mampu mencuri perhatian publik Wembley, setelah di menit ke-28 striker Serbia Nikola Zigic tidak menyia-nyiakan tendangan pojok Roger Johnson untuk mengelabuhi penjaga gawang Wojciech Szczesny.
Satu menit kemudian Arsenal mencoba membalas ketertinggalan melalui sisi kanannya yang dikuasai oleh Robin van Persie, namun tendangan melengkungnya hampir saja merobek jala Birmingham.
Pendukung Arsenal baru bisa tersenyum pada menit ke-39. Diawali dari upaya Jack Wilshere, yang kemudian dikuasai oleh Andrei Arshavin, berhasil mengirim umpan silang ke arah Van Persie guna menceploskan bola ke gawang Foster.
Pelatih Alex McLeish sepertinya ingin menambah kekuatan di babak kedua dengan melakukan pergantian dan memasukkan Obafemi Martins saat pertandingan tersisa tujuh menit lagi.
Akan tetapi hanya berada di atas lapangan selama enam menit, Martins mampu menjebol gawang Wojciech Szczesny. Berawal dari pergerakan Zigic yang coba dihentikan sang kiper dan Koscielny, justru berbuah bumerang karena Martins dengan leluasa menceploskan bola ke dalam gawang.
Bagi Arsene Wenger kegagalan ini sekaligus membuat anak-anak asuhannya harus kembali menunda tanpa gelar juara sejak terakhir kali mengangkat trofi Piala FA pada 2005.
Susunan pemain:
Arsenal: Szczesny, Sagna, Djourou, Koscielny, Clichy, Rosicky, Song, Nasri, Wilshere, Arshavin (Chamakh 77'), van Persie (Bendtner 69')
Birmingham: Foster, Carr, Johnson, Jiranek, Ridgewell, Fahey (Martins 83'), Gardner (Beausejour 50'), Ferguson, Bowyer, Larsson, Zigic (Jerome 90').
Bagi tim asuhan Alex McLeish tersebut, keberhasilan mengangkat trofi Piala Liga ini merupakan sukses tersendiri dan gelar ini merupakan yang kedua bagi Birmingham sejak terakhir mereka raih pada 1963.
Sementara kegagalan kembali ditelan oleh anak-anak asuhan Arsene Wenger, yang tadinya berambisi untuk memberikan gelar ini kepada kapten tim Cesc Fabregas, yang absen karena cedera di tengah pekan.
Tampil tanpa kendali sang kapten, Arsenal terlihat kesulitan untuk mengembangkan permainannya, meski menurunkan Jack Wilshere di jantung lini tengah timnya.
Justru Birmingham yang mampu mencuri perhatian publik Wembley, setelah di menit ke-28 striker Serbia Nikola Zigic tidak menyia-nyiakan tendangan pojok Roger Johnson untuk mengelabuhi penjaga gawang Wojciech Szczesny.
Satu menit kemudian Arsenal mencoba membalas ketertinggalan melalui sisi kanannya yang dikuasai oleh Robin van Persie, namun tendangan melengkungnya hampir saja merobek jala Birmingham.
Pendukung Arsenal baru bisa tersenyum pada menit ke-39. Diawali dari upaya Jack Wilshere, yang kemudian dikuasai oleh Andrei Arshavin, berhasil mengirim umpan silang ke arah Van Persie guna menceploskan bola ke gawang Foster.
Pelatih Alex McLeish sepertinya ingin menambah kekuatan di babak kedua dengan melakukan pergantian dan memasukkan Obafemi Martins saat pertandingan tersisa tujuh menit lagi.
Akan tetapi hanya berada di atas lapangan selama enam menit, Martins mampu menjebol gawang Wojciech Szczesny. Berawal dari pergerakan Zigic yang coba dihentikan sang kiper dan Koscielny, justru berbuah bumerang karena Martins dengan leluasa menceploskan bola ke dalam gawang.
Bagi Arsene Wenger kegagalan ini sekaligus membuat anak-anak asuhannya harus kembali menunda tanpa gelar juara sejak terakhir kali mengangkat trofi Piala FA pada 2005.
Susunan pemain:
Arsenal: Szczesny, Sagna, Djourou, Koscielny, Clichy, Rosicky, Song, Nasri, Wilshere, Arshavin (Chamakh 77'), van Persie (Bendtner 69')
Birmingham: Foster, Carr, Johnson, Jiranek, Ridgewell, Fahey (Martins 83'), Gardner (Beausejour 50'), Ferguson, Bowyer, Larsson, Zigic (Jerome 90').
Perkenalan
Hei blogers, perkenalkan nama saya Rhaka Nurhuda Mahardhika. Umur saya 13 tahun. Saya tinggal di bBandung Jawa Barat. Saya adalah anak yang paling suka Sepakbola di antara saudara-saudara saya. Bagi saya, sepakbola adalah olahraga yang asyik dan populer. Tim sepakbola favorit saya adalah Manchester United dan Persib Bandung tentunya. Pemain sepakbola favorit saya adalah Eka Ramdhani, C. Ronaldo, dan Lionel Messi. Itulah pr ofil singkat dari saya, semoga anda terhibur dengan blog saya.. Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya :-)
Langganan:
Postingan (Atom)